Cara Menjodohkan Murai Batu Dengan Cepat

Cara menjodohkan Murai Batu adalah pertanyaan yang sering kami terima dari konsumen yang membeli pejantan ataupun betina dari kebun Murai Batu Ring 3L Limo Depok. Sebelum sampai ke tahapan perjodohan ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Pastikan bahwa pejantan dan betina Murai Batu sudah siap kawin, idealnya untuk pejantan paling tidak berusia dua tahun atau dua kali mabung, untuk betinanya sendiri sudah berusia satu tahun atau satu kali mabung. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah penjantan dalam kondisi gacor atau rajin berkicau, apabila pejantan tidak gacor maka proses perkawinan dengan betina akan membutuhkan waktu lama.

Untuk asal usul indukan sendiri lebih mudah menggunakan indukan sumber ternakan sehingga sejak lahir menetas sudah terbiasa dengan kehadiran manusia. Untuk cara menjodohkan Murai Batu ala kebun Murai Batu Ring 3L ada beberapa cara,

  • Sistem Kandang Tempel, dimana pejantan dan betina yang akan dijodohkan sangkar gantung ditaruh berdekatan secara terus menerus, pagi siang malam dengan digantung secara berdempetan. Apabila jantan dan betina yang berbeda sangkar ini selalu berdekatan bahkan malam hari ketika tidur berarti sudah tanda tanda baik dan bisa dilanjutkan ke langkah selanjutnya. Pertanda lainnya adalah seringnya betina membuka paruh seperti minta disuapin jantan ini juga merupakan pertanda baik, langkah selanjutnya adalah memasukan pejantan ke sangkar gantung betina. Alasannya adalah betina yang sudah nyaman dengan sangkar gantungnya jangan dipindah pindah, lebih baik pejantannya. Setelah pejantan masuk jangan lupa disiapkan spray air buat jaga jaga bila pejantan melakukan KDRT ke betina. Setelah kira-kira dua hari dan terlihat rukun anda bisa memindahkannya ke Kandang ternak.
  • Cara menjodohkan murai batu ala Ring 3L Limo Depok yang kedua adalah, memasukan betina terlebih dahulu kedalam kandang ternak, biarkan betina masuk paling tidak dua hari, agar betina sudah beradaptasi dengan lingkungan kandang barunya, bila nanti ada KDRT dari pejantan, betina sudah hapal dimana tempat untuk bersembunyi. Setelah betina masuk kandang ternak, masukan jantan ke dalam kandang ternak juga tapi dalam kondisi pejantan berada didalam sangkar kecil. Tujuannya agar pejantan mengenal betinanya dan meminimalisasi KDRT. Bila betina sudah sering nangkring diatas sangkar jantan atau mendekatkan diri ke sangkar jantan. Pejantan bisa mulai dilepas dikandang besar dan jangan lupa untuk menyiapkan spray air bila ada KDRT. Bila tidak ada KDRT berarti proses perjodohan selesai, tinggal menunggu betina mengangkat sarang dan bertelor.

Apabila ke dua cara menjodohkan murai batu gagal dan diakhiri dengan KDRT segeralah memisah kedua calon indukan, idealnya memiliki betina cadangan dan bisa dilanjutkan percobaan dengan cara yang sama.  Murai Batu Ring 3L adalah peternak Murai Batu di Limo Depok Jabar, tersedia aneka jenis Murai Batu dari trotolan hingga indukan siapan, hubungi kami via WA 0817155010 atau kunjungi website kami di http://murai-batu.com