Cara Beternak Murai Batu Sistem Poligami

Beternak Murai Batu sistem poligami ini dilakukan bertujuan untuk menghemat indukan jantan. Karena dalam satu kandang, perkembangbiakan dengan sistem ini bisa menggunakan 1 ekor pejantan dan beberapa ekor(minimal 2 ) betina. Terdapat beberapa keuntungan yang bisa didapatkan ketika ingin melakukan kembang biak murai batu dengan sistem poligami ini, seperti:

  • Menghemat jumlah indukan jantan, karena hanya dibutuhkan satu ekor jantan saja dalam kandang. Hal tersebut tentu saja bisa sangat menguntungkan apabila indukan jantan yang digunakan untuk ternak ini sangat berkualitas, sehingga banyak mendapatkan keturunan yang berkualitas pula.
  • Meningkatkan kuantitas produksi atau anakan murai batu. Hal ini terjadi dilihat dengan satu indukan jantan yang dikawinkan dengan beberapaekor betina, bisa saja menghasilnya belasan anakan baru. Sehingga satu indukan jantan bisa menghasilkan belasan anakan dalam beberapa perkawinan.
  • Menghemat biaya kandang yang digunakan. Seperti yang sudah disebutkan diawal tadi, bahwa dalam satu kali poligami yang berisikan 1 ekor jantan dan beberapa ekor betina ini bisa ditempatkan dalam satu  kandang sekaligus. Hal ini tentu saja berdampak pada penghematan penggunaan kandang murai batu.
  • Memudahkan perawatan dan pengontrolan. Karena dalam satu kandang tadi akan diisi dengan jumlah 1 jantan dan beberap ekor murai batu betina, tentu saja sangat membantu memudahkan dalam melakukan perawatan dan pengontrolan, apabila dibandingkan dengan perawatan terhadap  beberapa pasang murai batu dalam kandang kandan yang berbeda.

Lantas, ketika ingin  melakukan beternak Murai Batu sistem poligami terdapat beberapa persyaratan yang harus diperatikan, seperti:

  • Memasukkan calon induk betina ke dalam kandang. Betina yang dimasukkan ke kandang untuk di poligami harus berumur paling tidak 1 tahun dan sudah siap dikawinkan. Kemudian masukan 2 ekor betina dan biarkan selama 2 minggu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.
  • Setelah itu masukan murai batu jantan beserta kandangnya, ke dalam kandang murai batu yang sudah berisikan 2murai batu betina. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir penyerangan terhadap murai batu jantan, sehingga harus dimasukan dengan kandangnya juga dan dibiarkan selama kurang lebih 1 minggu.
  • Lalu tunggu sampai betina birahi. Biasanya hal itu akan terlihat ketika betina bersiul-siul dan mendekati sangkar jantan. Ketika burung jantan dan betina sudah saling berdekatan maka ini merupakan saat yang tepat untuk meleas murai batu jantan dari sangkarnya.

Murai-batu.com adalah halaman internet dari kebun murai ring 3L Limo Depok, menyediakan berbagai jenis murai batu dengan harga terbaik, hanya bisa PCB dan tidak bisa kirim kirim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *