Cara Menyeting Murai Batu Untuk Lomba

Murai batu sudah memiliki nama dalam dunia pecinta burung peliharaan. Bagaimana tidak, Selain indah, burung ini memiliki kicauan yang sangat merdu dan unik, sehingga banyak digemari oleh komunitas burung kicau. Dengan faktor-faktor keindahan serta suaranya, wajar saja apabila burung ini memiliki harga yang cukup mahal. Namun harga yang mahal ini tidak menghentikan penggiat burung kicau untuk memelihara jenis burung yang satu ini. Jika dipelihara dengan baik, jenis burung ini bisa dengan mudahnya mendominasi lomba-lomba kicau yang biasa diadakan di komunitas masyarakat.

Memiliki burung murai batu yang berpotensi tinggi untuk meraih kemenangan tentunya tidak bisa asal punya saja. Bagi pemilik yang ingin murai batu miliknya siap untuk perlombaan, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui setingan murai batu sebelum lomba dimulai. Cara menyeting murai batu sendiri merupakan kondisi-kondisi yang harus diciptakan untuk burung peliharaan agar siap lomba. Perlu dicatat bahwa dengan mengikuti langkah-langkah settingan murai batu ini, belum tentu burung tersebut pasti memenangkan lomba. Namun langkah-langkah ini dapat menjadi awalan yang tepat dalam mempersiapkan burung murai batu sebelum lomba dimulai.

cara menyeting murai batu ini dimulai sebaiknya dari satu minggu sebelum perlombaan dimulai. Langkah pertama adalah memandikan burung murai batu setiap pagi selama satu minggu tersebut. Memandikannya dapat menggunakan cara disemprot ataupun meletakkan burung di sangkar khusus mandi burung. Setelah dimandikan, burung kemudian diberikan EF seperti jangkrik dan kroto dengan porsi dua kali lipat dari biasanya. Jika biasanya setiap hari EF jangkrik diberikan 2 ekor, maka dalam minggu settingan burung diberikan 4-5 ekor jangkrik tiap harinya. Porsi dua kali lipat ini juga berlaku pada pakan kroto.

Setelah memberikan EF dengan porsi dobel, maka selanjutnya jemur burung selama kurang lebih satu sampai dua jam. Setelah dijemur, angin-anginkan burung selama 20 menit saja dan dilanjutkan dengan mengkrodong sangkar burung, sembari di master dalam ruangan yang tenang. Ketika masuk waktu sore, buka krodong burung kemudian mandikan kembali burung menggunakan semprotan. Perlu diingat untuk tidak terlalu membasahi burung sewaktu sore. Setelah dimandikan, berikan pakan jangkrik kembali seperti pagi harinya, namun tanpa kroto. Tutup krodong, dan gantung kandang sembari di master kembali.

Tiga hari sebelum perlombaan, lakukan kegiatan seperti sebelumnya. Perbedaannya hanyalah durasi penjemuran yang dikurangi dari satu sampai dua jam menjadi 30 menit saja. Saat memasuki hari perlombaan, burung dapat diberikan pakan jangkrik sebanyak tiga sampai lima ekor sebelum lomba, dengan tambahan ulat hongkong sebanyak lima ekor. Usahakan tetap krodong sangkar burung sampai sebelum mulai lomba. Dengan mengikuti langkah-langkah yang telah disebutkan di atas, diharapkan para pemilik murai batu bisa meningkatkan peluang kemenangannya di lomba-lomba lainnya. Demikian cara menyeting murai batu dari kebun murai-batu.com ring 3L Limo Depok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *