Tips Memilih Indukan Murai Batu Jantan

Banyak kriteria untuk memilih indukan Murai Batu jantan yang bagus. Salah satu caranya yakni dengan mengenali ciri fisik induk jantan Murai Batu yang berkualitas untuk di jadikan indukan. Tentunya kita juga harus pandai memilih induk yang unggulan agar anakan nantinya juga berkualitas.

Dalam menangkarkan induk Murai Batu hal pertama yang harus diperhatikan adalah pemilihan indukan, sebab inilah awal mula kita dapat memperkirakan kualitas anakan yang akan di hasilkan nantinya. Jika anda ingin upaya breeding di rumah mendapatkan hasil yang bagus, maka pilihan induk tentunya juga perlu diperhatikan. Berikut ciri induk Murai Batu jantan yang bagus untuk di jadikan indukan.

Jika anda memiliki modal yang terbilang tinggi, banyak pilihan yang dapat ditempuh untuk mendapatkan calon indukan jantan. Alternatif tersebut ialah anda dapat membeli pejantan terbaik yang sudah pernah menjuarai kontes bila mencari turunan trah apabila anda memilih ekor panjang indukan indukan keturunan dari Singapore merupakan juaranya, ekor panjang di atas 25cm amatlah mudah dicapai untuk indukan keturunan Singapore. Hal ini akan lebih mempermudah memprediksi hasil anakan karena induk pejantan sudah teruji kualitasnya.

Memang idealnya, calon indukan baik jantan maupun betina lebih baik yang sudah rawatan lama, akan lebih bagus jika eks indukan juara di lomba. Tentunya seperti yang sudah disinggung diawal, indukan seperti itu berharga mahal. Lalu bagaimana bagi seorang pemula, apa bisa memulai dari burung bahan atau yang dibelinya di pasar, terus diternakan? Ternyata bisa. Banyak breeder yang berhasil memulai menangkar dari indukan bahan yang dibelinya di pasar-pasar. Tentu sebelumnya dipilih asal usul burung, mulai dari bentuk fisik dan lainnya. Menangkar burung Murai Batu tidak mesti harus indukan yang juara di lapangan. Indukan jantan yang dibelinya di pasar juga bisa diternakan asalkan dipilih yang benar-benar bermental dan berpostur bagus sesuai yang diharapkan.

Umur indukan Murai Batu jantan yang tepat dan mampu untuk membuahi sel induk betina dikatakan ideal jika umur Murai Batu tersebut sudah mencapai lebih dari dua tahun atau biasa disebut dengan dua kali mabung/urakan. Jika masih muda, kualitas sel sperma yang dihasilkan kurang berkualitas sehingga akan banyak mengalami kegagalan. Akan menjadi pilihan yang tepat apabila memilih indukan jantan yang sudah jinak atau sudah terlatih karena treatment-nya akan lebih mudah, sebagai breeder pemula jangan pernah memilih Murai Batu yang belum jinak sebagai indukan karena tentunya akan sulit dalam hal perawatannya.

Secara fisik, indukan yang bagus berada dalam kondisi tidak cacat, bentuk tubuh yang proporsional, staminanya bagus, lincah dan aktif bergerak, susunan bulu yang rapi dan mengkilap juga menandakan si Murai Batu dalam keadaan paling prima. Dengan mengetahui ciri indukan jantan yang baik untuk ditangkarkan, para pecinta Murai Batu yang ingin menjadi breeder pemula dapat terbantu dengan referensi ini, semoga bermanfaat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *